rohis? oohh…

ehhmm, setelah aku kuliah disini. Banyak sekali godaan-godaan, terutama keimanan. gatau kenapa setiap kali aku pulang ke Surabaya, ibu saya selalu tanya, kamu ikut pengajian gak? selalu ditanyain begini begitu. Percakapan beliau selalu pelik, bahkan aku gak bisa lari dari perkataan beliau kecuali menutup telinga rapat-rapat, alias masuk kanan, keluar kiri hahaha.

A: aku

B: ibu

#masalah aurat

B: Nisa, mama merhatiin, di bb (blackberry) kok kamu masang foto gak pake jilbab?

A: … (diam aja)

B: kamu itu jangan sembarangan masang foto yang nampilin aurat.

A: iyaa (sambil megang hape)

B: udah kamu ganti foto yang pake jilbab lah, gak pantes perempuan gitu.

A: yaa (tetep megang hape)

#masalah agama

B: Nisa kamu ikut pengajian gak?

A: gak ma

B: lho opo’o?? (nadanya naik)

A: gapapa

B: emang disana ga ada ta?

A: ada

B: trus kenapa kamu gak ikut?

A: males

B: gak oleh ngunu! (kayaknya mama lg emosi)

A: lha opo’o seeh

B: belajar agama itu penting sa

A: aku lo wes ngerti, ngaji gak harus pengajian, bisa dimana aja!

B: iyaa tapi baiknya kamu ikut itu, biar lebih faham, dan bisa ketemu teman-teman seiman. saling bersilaturrahmi.

A: … (diam aja sambil berlalu)

Ya itulah setiap kali aku pulang pertanyaan beliau selalu sama, sampai-sampai aku bosan karenanya. Akhirnya aku ikuti apa kata beliau. Dan pas semester 2 aku belum daftar tapi uda ikut rihlah di Lembang bersama anak-anak rohis lainnya se-YPT (yayasan pendidikan telkom). Okelah, di semester 1 belum jalan, baru semester 2 daftar tapi masi harus merangkak. Ternyata rohis yang aku masuki itu baru berjalan, cuma lambat, jadi aku gatau info-infonya. ya gitulah mrotol-mrotol (lepas perlahan-lahan) anggotanya, karena sibuk lah atau apalah, entahlah aku tak tauu.

Pertama kali masuk itu pas kajian, baru masuk aja kajiannya uda tentang nikah. duh bosan, dimana-mana tentang nikah mulu. Ntar ketularan jadinya wkwk. Baru masuk rohis ini, anggotanya uda kayak keluarga, saling menguatkan satu sama lain. Apalagi orang macam aku, yang imannya kadang naik turun. Masuk rohis itu gak gampang, harus siap menanggung amanah. ya apa yang telah kita pelajari harus kita amalkan. Awalnya sih sulit, karena begitu banyak godaan-godaan, terutama aku orang yang tomboy tuh gimanaa gitu. hahhaaa

Setelah masuk rohis, banyak sekali pengalaman-pengalaman yang tak pernah aku dapatkan di tempat lain. Belajar amanah, pererat ukhuwah, daan banyak lagi. Jadi intinya, aku ikut itu jadi inget masaku jaman SMP. SMP-ku dulu udah kayak keluarga, jadi yah sesuatu sekali kalo masuk itu :D Semoga aku tetep selalu istiqamah apapun godaannya. Bismillaah, aku KUAT! :D :D

Awalnya terpaksa, sekarang ikhlas. Ternyata apa yang beliau suruh itu demi kebaikan anak-anaknya. Dan aku baru menyadari itu, bahwa orangtua itu gak akan ngebiarin anaknya sesat di dunia. Dan orangtua itu ingin anak-anaknya jadi anak yang sholeh-sholehah. yah alhamdulillah lah punya orang tua yang sabar ngadepin anaknya macam aku, Semoga ALlah melimpahkan kasih sayang untuk mereka berdua. aamiin..

My Religion

tentang agama???
menurut aku adalah suatu kepercayaan yang kita anut. Agama di Indonesia ada 5 yaitu: Islam, Kristen protestan, katholik, Budha, dan hindu. Agamaku adalah islam yaitu mengajarkan kalam. Islam bukan agama paksaan, melainkan orang yang dapat hidayah oleh Allah. Islam mengajarkan kita untuk mengerjakan amar ma’ruf nahi mungkar. Yaitu seperti sholat, zakat, puasa, shodaqoh, dsb. Karena apa yang kita kerjakan tanpa keraguan maka kita akan mendapatkan pahala. Karena bagaimanapun juga semuanya ada guanya. tidak ada yang salah, apa yang dikatakan atau firman Allah itu pasti akan terjadi.

Berikut ini adalah artikel yang saya pinjam, seluruh kata atau kalimat untuk tugas dari blogger lain.

Termasuk kesalahan besar apabila seseorang mengatakan sesuatu itu halal, padahal dia tidak tahu hukum Allah tentang itu. Atau mengatakan sesungguhnya ini haram, padahal dia belum tahu hukum Allah tentang perkara itu. Atau mengatakan ini wajib, itu sunah, ini dari Islam, padahal dia masih samar dalam masalah tersebut. Hingga mungkin akan sebaliknya, apa yang dia katakan wajib, sebenarnya di sisi Allah tidak wajib. Dan yang dikatakan dari Islam, ternyata bid’ah, dan yang dikatakan bid’ah , justru itulah Islam. Jadinya kacau. Maka berbahaya sekali seseorang yang berfatwa tanpa ilmu, di mana dia akan sesat dan menyesatkan orang banyak, dan secara tidak langsung atau langsung dia telah menjadikan bagi Allah sekutu (dalam membuat syariat Islam). Firman Allah: “Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diijinkan Allah?” (Asy Syura: 21).

Apakah mereka tidak tahu, di saat memberi fatwa yang menyesatkan orang dengan menghalalkan yang diharamkan Allah atau mengharamkan yang dihalalkan Allah, bahwa dosanya akan kembali kepada mereka dari orang-orang yang tersesat dengan fatwanya yang tanpa ilmu tersebut ? Karena besarnya bahaya fatwa tanpa ilmu, maka Allah mensejajarkan perbuatan berkata/berfatwa atas nama Allah tanpa ilmu- itu, dengan syirik. Firman Allah Ta’ala: “Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui”. (Al A’raaf: 33).

Sesungguhnya ada sebagian kaum muslimin yang karena keberaniannya, ketidakshalihan dan tidak adanya malu kepada Allah dan tidak takut kepadaNya, mengatakan sesuatu yang jelas haram, dia katakan makruh. Atau hal yang jelas wajib dia katakan sunnah. Entah karena kebodohannya atau karena kesengajaannya. Atau membuat keragu- raguan kepada kaum muslimin mengenai syariat Allah.

Sikap orang yang berakal dan beriman, takut kepada Allah dan mengagungkanNya dalam mengatakan sesuatu yang belum diketahui adalah dengan ucapan “Saya tidak tahu, akan saya tanyakan kepada yang lain”. Sikap itu merupakan akhlaq orang yang sempurna akalnya, dan dengan demikian ia sendiri telah bisa mengukur dan mengakui seberapa kemampuannya.

Coba kita perhatikan sikap Rasulullah, seorang hamba Allah yang paling tahu tentang agama Allah- di saat beliau ditanya oleh para shahabat tentang roh dan tentang hari Kiamat. Apa jawaban beliau ? Beliau menunggu jawaban dari Allah yang berupa wahyu, dan tidak langsung dijawab dengan tanpa ilmu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Firman Allah Ta’ala: “Mereka menanyakan kepadamu tentang Kiamat: “Bilakah terjadinya ?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Rabbku, tidak seorangpun yang bisa menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia”. (Al A’raaf: 187).

Untuk lebih jelasnya perhatikan perkataan Ibnu Mas’ud berikut ini: “Wahai para manusia, barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu yang dia ketahui, maka katakanlah (jelaskan). Dan barangsiapa yang tidak mengetahui tentang ilmu itu, maka supaya mengatakan, “Allah yang lebih tahu (Allahu a’lam)”. Sesungguhnya sebagian dari kehati-hatian orang yang berilmu adalah mengatakan sesuatu yang belum diketahui dengan perkataan : “Allah yang lebih tahu”.

CONTOH FATWA TANPA ILMU

Berikut ini sebagian dari contoh fatwa yang tanpa ilmu dan menyesatkan. Bahwasanya orang yang sakit dan pakaiannya kotor kena najis dan tidak mungkin untuk mensucikannya karena suatu hal, ada yang menfatwakan bahwa si sakit tersebut tidak perlu shalat sehingga suci pakaiannya.

Ini adalah fatwa bohong, salah dan bathil. Yang benar adalah, orang yang sakit tersebut tetap berkewajiban shalat, sekalipun di badannya ada najis yang tidak bisa dihilangkan, karena Allah telah berfirman: “Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu”. (At-Taghabun: 16).Berikut ini sebagian dari contoh fatwa yang tanpa ilmu dan menyesatkan. Bahwasanya orang yang sakit dan pakaiannya kotor kena najis dan tidak mungkin untuk mensucikannya karena suatu hal, ada yang menfatwakan bahwa si sakit tersebut tidak perlu shalat sehingga suci pakaiannya. Ini adalah fatwa bohong, salah dan bathil. Yang benar adalah, orang yang sakit tersebut tetap berkewajiban shalat, sekalipun di badannya ada najis yang tidak bisa dihilangkan, karena Allah telah berfirman: “Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu”. (At-Taghabun: 16).

Jadi orang yang sakit bisa shalat sesuai keadaan dan kesanggupan dia mengerjakannya. Jika sanggup, dia shalat dengan berdiri. Jika tidak bisa shalat dengan berdiri, maka shalat dengan duduk. Jika tidak mampu dengan duduk, bisa shalat dengan berbaring dan berisyarat dengan kepalanya. Apabila tidak sanggup berisyarat dengan anggota badannya, sebagian orang yang berilmu mengatakan, bisa shalat dengan isyarat matanya. Apabila dengan matanya tidak bisa, berisyarat dengan hatinya, dan niat dalam hatinya itu mengerjakan perbuatan shalat (shalat dalam hatinya di waktu sudah tiba waktu shalat).

Dengan sebab fatwa yang bohong dan salah seperti contoh di atas (si sakit tidak perlu shalat sehingga suci pakaiannya), banyak kaum muslimin yang mati dengan meninggalkan shalat karena fatwa ini. Dan masih banyak lagi fatwa yang ngawur dan bohong dengan tujuan meraih popularitas di masyarakat atau untuk meraih kedudukan,  jabatan,  atau lainnya.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam mengingatkan kita dengan sabdanya: “Barangsiapa mempelajari ilmu untuk bermegah-megahan di antara ulama’ atau untuk membantah orang-orang bodoh, atau untuk mengambil simpati orang banyak kepadanya, maka ia akan dimasukkan ke dalam Neraka”.(HR. Turmudzi).

Umat ini butuh kepada ulama di setiap waktu dan tempat. Karena umat tanpa ilmu dan ulama’ akan hidup dalam angan-angan, kerusakan dan kegelapan. Jadi dengan adanya fatwa-fatwa dari sebagian orang yang dianggap ulama’, dengan fatwa-fatwanya yang tanpa ilmu, maka akan sirnalah harapan umat untuk mendapatkan penuntun adil di dunia ini, untuk mengantarkan mereka agar selamat di hari Kiamat nanti.

Seseorang dianggap ulama’ karena kematangan ilmunya dalam agama. Dan seorang ulama’ yang benar-benar ulama’, tidak akan berfatwa tanpa ilmu, atau dengan hawa nafsunya. Karena mereka penerus dan pewaris da’wah para Nabi.

Semoga umat ini diselamatkan oleh Allah dari fatwa-fatwa yang bohong, menyimpang dan bathil. Amin.

(Rujukan: Kitabul Ilmi, Kitab Tauhid, Minhajul Qosidin)

Sumber: www.mediamuslim.info

Doa

Aku tahu bahwa aku masih hidup
Aku tahu tak selamanya kita hidup
Aku tahu apa yang seharusnya kukerjakan

Namun semua begitu susah
Terlupa akan bait-baitNya
Yang selalu menggema
Diseluruh Jiwa Raga

Aku tahu hanya dirikunyalah yang bisa
memulai dan mengakhiri
Lembar-demi lembar
yang harus kita lewati

Guru ideal

Berikut ini adalah tugas BK ketika gue duduk dibangku kelas eight. 

Hmm guru ideal?!

Menurutku sii..h itu adalah..guru yang bisa membuat anak didiknya mencintai pelajaran apa yang tlah diajarkan guru yang menurut siswi itu  sulit. Guru yang bisa membuat suasana belajar jadi enak dan tidak bosan untuk belajar.  Guru yang bisa menciptakan cara mengajar atau metode mengajar yang baru. Yaitu dengan cara bagaimana supaya anak itu mencintai físika atau matematika. Misalnya dengan cara permainan, dll. Memang agak susah untuk jadi guru ideal yang bisa dicintai murid-muridnya..Tapi dicoba saja..Dan juga berusahalah untuk mengetahui karakter masing-masing setiap anak didiknya. Setiap anak memang berbeda-beda, ada yang cerewet, dan ada pula yang pendiam. Jangan asal hanya mengetahui tetapi juga dipalajari dari masing-masing setiap anak agar proses belajar-mengajar menjadi lancar tanpa halangan. Belajar memang tidak harus didalam kelas, tapi bisa dimana saja yang penting happy semua. Berilah kepercayaan pada anak didik dan tumbuhkan rasa percaya diri pada anak didiknya. Aku tahu, semua guru memang berbeda, dari cara mengajarnya maupun cara berbicaranya. Sebenarnya aku tidak meremahkan soal guru, tapi kadang juga aku sebal pada guru. Hanya gara-gara guru itu disaat harus berkelompok tapi disuruh mencari sendiri kelompoknya. Jadi agak susah untuk menerima atau diterima oleh kelompok. Saya ingin guru itu bisa bersikap adil terhadap semua murid-muridnya. Terserah guru mau melakukan apa yang penting hal tersebut bermanfaat. Guyonan itu boleh asal tidak berlebihan, jika berlebihan itu bisa mengganggu konsentrasi belajar-mengajar. Jadi Guru ideal itu guru yang bisa membimbing atau menuntun siswa dalam meraih impian masa depan, menjadi pribadi muslimah yang unggul dalam menghadapi era globalisasi. Memberi pengarahan agar bisa menghadapi tantangan zaman. Ciri-cirinya guru ideal  adalah..yaitu:

ü   Serius tapi santai

ü   Suka senyum

ü   Ramah

ü   Bisa diajak bercanda tapi tidak berlebihan

ü   Bisa jadi tempat curhat

ü   Bijaksana

ü   punya cara mengajar yg unik/metode baru

ü   mampu menciptakan suasana

ü   Mampu membuat anak didiknya menyukai pelajaran yang mereka anggap sulit

 

sahabat

jagalah sahabat kalian sebaik

kalian menjaga hubungan kalian

dengan orang yang sangat dekat,

karena bagaimanapun

yang namanya sahabat

adalah bagian dari kehidupan kita

orang yang di kirim Tuhan untuk

selalu menghibur dan menjaga kita.

Jangan pernah kau sakiti dan lukai

hati diantara sahabat kalian

karena akan sulit tuk dapat

menghapus semuanya itu.

Waktu…

Ingatkah Anda?

Ketika semua teman menjelma menjadi sahabat
Ketika semua sahabat menjelma menjadi kerabat

Ketika yang jauh terasa sangat dekat
Ketika yang dekat terasa sangat erat

Ketika semua kesalahan begitu mudah termaafkan
Ketika semua kekurangan begitu mudah terlupakan

Ketika prestasi sekecil apapun terasa benar-benar membanggakan
Ketika apresiasi sekecil apapun terasa benar-benar menyejukkan

Ketika semangat memberi telah menyatu dalam jiwa
Ketika semangat berbagi telah menyatu dalam raga

Ketika kesedihan hanya sejenak menjadi sapaan
Ketika kedukaan hanya sejenak menjadi teguran

Ketika amarah menjadi mudah untuk diredakan
Ketika dendam menjadi mudah untuk disirnakan

Semuanya terasa sempurna

Inginkah Anda mengulah masa-masa indah itu semua ?

Sekarang lihatlah kedalam diri Anda

Raga yang masih bugar
Jiwa yang masih sadar
Waktu yang masih terhampar

lalu, apalagi yang Anda tunggu?

Sekarang adalah kesempatan yang sangat tepat
Memulai segala hal yang dapat diperbuat
Untuk mengembalikan kenangan indah yang begitu nikmat

Karena kita tidak pernah tahu
Kapan sang maut akan memburu

Menunggu adalah sia-sia
Menunda adalah celaka

Menyeret kita ke dalam jurang penyesalan
Karena telah menghamburkan kesempatan

sahabat itu…..

Persahabatn sejati layaknya kesehatan,
nilainya baru kita sadari setelah kehilangannya.
Seorang sahabat adalah
yang dapat mendengarkan lagu dalam hatimu
dan akan menyanyikannya kembali.
Tatkala kau lupa akan bait-baitnya
Bertemanlah dengan orang
yang suka akan kebenaran.
Dialah,
HIASAN DIKALA KITA SENANG
dan
PERISAI DIWAKTU SUSAH

Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat
dengan kehadirannya
mempercayai akan rahasianya
dan mengingat Anda akan do’a-do’anya.
Dan
memberikan kekuatan
pada orang yang lemah,
membuat orang tidak percaya menjadi percaya
dan memberikan keberanian
pada orang yang ketakutan.
Jika kita berbuat baik,
kebaikan pula yang akan kita
terima kelak.

Namun,
Kita takkan pernah memiliki sahabat,
Jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu
BAIK KALAU KITA BISA MELIHAT KEBAIKANNYA,
DAN MENYENANGKAN
KALAU KITA BISA MELIHAT KEUNIKANNYA
.
Tapi semua manusia akan
BURUK DAN MEMBOSANKAN
KALAU KITA TIDAK BISA MELIHAT KEDUANYA
.

Wallahu ‘Alam

Mencintai Diri Sendiri

Kuraba seluruh wajahku, astaga ada yang muncul benjolan yang sangat perih jika dipencet. Astaga!!! Ternyata ada beberapa ‘makhluk’ yang senang hinggap diwajahku yang cantik ini. Oh tidak..apa salahku?! Knapa harus aku yang mendapatinya

Banyak yang kucoba resep dari orang-orang agar wajahku itu kembali bersih. Tapi ternyata gak segampang yang gue pikirin. Butuh ketelatenan, dan kesabaran dalam membersihkan tubuhku ini. Karena tubuh kita ini adalah titipan dari ALLAH yang harus kita jaga. Gue jadi teringat bahwa selama ini gue gak pernah merawat yang harusnya gue jaga. Akhirnya tubuh gue menjadi kusam. Gue jadi malu sendiri ma yang menciptakan kita.

Ada penyebab lagi yang menyebabkan gue jadi bertampang aneh. Yaitu gue kadang emosional kadang melucu. Gue termasuk tipe yang pemalas. Pulang sekolah sampe sore membuat gue jadi males mandi. Akibatnya badanpun jadi gatal dan bau. Masak cewek kalah ma cowok?! Malu-malu’in cowok atuh! Gue takut ma yang namanya air. Jadi kadang setiap kali mandi ‘tu slalu lama banget bikin orang serumah marah.

Gue berusaha menahan emosional gue. Gue berusaha jadi anak baik-baik, jadi anak kebanggaan orang tua. Maklum gue adalah anak pertama dan cewek satu-satunya di keluarga ini. Karena jika emosi, wajah tentu akan berkerut. Nah, jika keterusan wajah pun akan semakin jelek alias jadi tua. Tentu kita tak mau cepet tua khan?! Solusinya adalah sabar dan banyak tertawa. Karena tertawa, wajah pun akan semakin melebar dan kita makin cantik. Tawa adalah hiburan bagi semua orang baik orang yang tekena penyakit. Ada orang yang terkena kanker semangatnya redup, tapi jika dihibur dengan guyonan lucu tentu membuat mereka lupa akan penyakitnya. Dan pengobatan yang dijalaninya pun jadi sukses. Semua itu tergantung orang-orang di sekitarnya yang mau menyemangatinya untuk terus hidup.
“kesehatan tidak hanya berarti tidak adanya penyakit, tetapi kebahagiaan dan rasa syukur dari dalam, yang mengendap dalam waktu yang lama”

Gue terkadang merasa tidak berguna, tapi ada orang lain yang peduli ma gue dan ia bilang,” Elo tuch cantik banget. Penampilan elo pun biasa, apa adanya. Gue jadi salut ma elo. Elo selalu suka sapa dan senyum bikin hati gue terhibur di saat gue ada masalah. Kadang elo gak nyadar klo banyak orang yang suka ma elo. Elo tuch lucu suka mbayolan. Tapi ramah banget! Dan satu lagi elo makin cantik tiap hari…”

Wow! Benarkah gue makin cantik seperti yang diomongin banyak orang? Gue jadi mesem-mesem karena malu dipuji banyak orang. Memang ciri khasnya gue itu suka senyum, walau gue bermasalah pun gue gak pernah keliatan, yang keliatan itu senyumnya aja…Jadi banyak orang yang gak tau perasaan gue yang sebenarnya. Karena gue gak pengin orang yang ada disekitar gue jadi terlibat dalam kehidupan gue. Gue pengin liat orang lain bahagia. Damai.. :)

Hari ini aku makin cantik karenanya. Bisa mengontrol semua emosi, pikiran, dan perasaan sehingga bisa mengatasi diri sendiri. Dan ketika aku melakukannya adalah pencapaian terbesar dalam hidupku. Hidup kadang tidak berjalan seperti yang kita inginkan. Jadi melewati hal yang tidak menyenangkan adalah sebuah hal yang membahagiakan
Gue sadar, betapa banyak yang harus gue syukuri. Selama ini gue kadang gak menerima diri gue apa adanya. Gue jadi makin ngerti apa arti hidup yang sebenarnya buat gue? Yang tau hanya ada orang memuji dan ada yang mengejek. Gue jadi makin bangga apa yang gue miliki. Karena tidak semua orang yang mempunyai tubuh yang sempurna ini

“Mungkin gue yang sekarang masih belum sebaik orang pada umumnya. Mungkin gue yang sekarang belum sebaik manusia muslim sesunguhnya. Namun, gue tau bahwa gue yang sekarang adalah gue yang lebih baik dari sebelumnya. Gue bangga karena untuk menjadi gue yang sekarang kulewati hidup penuh air mata. Gue bangga dengan diri gue yang sekarang, karena gue telah menempuh prosesnya”

Jika tidak ada yang mencintaimu kini, bisa jadi itu karena engkaupun bahkan tidak mencintai dirimu sendiri. Oleh karena itu, cintailah dirimu sendiri karena dari sana engkau akan bisa mencintai dan dicintai orang lain

Say “I love U”

   Dek sayang, gimana kabar’e? Ntar klo’ mas libur, mas mau mampir kerumah, adek jangan nakal ya?

 Sayang uda makan belum? Klo’ belum cepet makan ya, nak! Biar cepet gemuk. Oke mama rapat kerja dulu ya?

 

Nah, diatas tersebut itu adalah percakapan gue ketika gue telefon ma kakak gue dan antara juga gue dan nyokap gue dengan ungkapan kasih sayangnya. Kadang gue agak risih dengan ungkapan tersebut. Tapi lama-lama terbiasa juga. Baru gue sadari, ternyata ‘cinta’ dalam islam pun ada haditsnya dan bahkan juga termasuk sunnah-Nya.

 

Nah Kawan, kini jawablah pertanyaanku.

Kawan, saat engkau bangun pagi ini, sudahkah engkau katakan cinta bagi orang-orang terdekat: istri atau suami? Ibu, bapak, kakek, nenek, adik, kakak, dan kerabatmu?

Belum, mungkin itu jawabmu karena dikeluargamu tak ada budaya mengatakan ‘cinta’ sehingga ‘kagok’ terasa bila harus mengungkapkannya.

Kawan, saat bertemu dengan para sahabat hari ini, sudahkah engkau sampaikan cinta bagi mereka? Semua orang dekat, baik karena darah maupun pertalian akidah?

Tak biasa! Barangkali demikian engkau bilang. Toh, obrolan dan jalan bersama sudah menunjukkan cinta sehingga ia tak harus diuntai dengan kata. Sementara, sikap dan perhatian lebih menunjukkan rasa yang engkau punya untuk mereka.

 

Dengarlah sabda rosul.

Dari Abu Karimah Al-Miqdad bin Ma’dikariba r.a., dari Nabi saw, beliau bersabda,”Apabila seseorang mencintai saudaranya, beritahukanlah kepadanya bahwa ia mencintainya” (HR. Abu Daud)

 

Kawan, pernahkah engkau mengunjungi kerabat, saudara, dan sahabat hanya karena engkau ingin mengunjunginya? Semata karena ingin menjalin tali cinta?  

Tidak sempat. Bisa jadi seperti itu alasanmu. Terlalu banyak pekerjaan dan urusan yang tak mungkin ditingglkan.

Kawan, pernahkah engkau menelefon untuk sekadar bersilaturrahmi? Sekadar menyapa, mendengar suara di seberangsana, dan menanyakan kabarnya?

Ah, tak terpikirkan. Dapat pula itu ungkapmu. Sedang masih banyak nomor terkait kewajiban menunggu untuk dihubungi.

 

Dengarlah sabda Rosul.

Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw., beliau bersabda, “Sesungguhnya ada seseorang akan berkunjung ke tempat saudaranya yang berada di desa lain, kemudian Allah SWT. mengutus malaikat untuk mengujinya. Setelah malaikat itu berjumpa dengannya, ia bertanya, ‘Hendak kemanakah kamu?’ Ia menjawab, ‘Saya akan berkunjung ke tempat saudaraku yang berada di desa itu?.’ Malaikat bertanya lagi,’Apakah kamu merasa berutang budi padanya sehingga merasa perlu mengunjunginya?’ Laki-laki itu menjawab, ‘Tidak. Aku mengunjunginya semata karena aku mencintainya karena Allah SWT.’ Malaikat kemudian berkata, ’Sesungguhnya saya adalah utusan Allah untuk menjumpaimu dan Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena Allah’ “. (HR. Muslim)

 

Kawan, sudahkah engkau jabat tangan saudaramu ketika bertemu? Sudahkah engkau peluk keluargamu hari ini?

Pasti, Seperti itu barangkali yang engkau sampaikan karena itu telah menjadi kebiasaan masyarakat.

Bukan, sahabat! Karena ia adalah sesuatu yang di-sunnahkan, menjadi penggugur dosa para pelakunya, mewujudkan cinta para pengunjungnya. Semoga berita yang dibawa sahabat dari sang pembawa risalah meneguhkanmu.

 

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, “Nabi SAW. mencium Al-Hasan bin Ali r.a., kemudian Aqra’ bin Habis berkata, ,Sesungguhnya saya memiliki sepuluh anak, tetapi saya tidak pernah mencium seorangpun dari mereka’. Maka Nabi SAW. bersabda, ‘Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak akan dikasihi’. (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Dari Al-Barra’ r.a., ia berkata, “Rasulullah SAW. bersabda, ‘Dua orang islam yang bertemu kemudian mereka berjabat tangan maka dosa kedua orang tersebut diampuni sebelum keduanya berpisah’ “. (HR. Abu Dawud)

 

Jadi kawan, mengatakan cinta bukanlah tabu, bahkan ia disunnahkan Al-Musthofa. Engkau tidak harus romantis untuk melakukannya. Engkau tidak usah malu dan merasa sudah bukan masanya karena cinta tidak mengenal usia. Bolehlah ia diungkap oleh anak kepada bapak ibunya, ayah bunda pada anaknya, keponakan kepada kerabatnya, seseorang kepada sahabatnya. Terlebih bagi pasangan hidupnya, karena cinta adalah bahasa dunia.

 

Oleh karena itu, apa yang menghalangimu mengatakan, “I love You” hari ini dan menunjukkan kasih sayang pada semua keluarga, saudara, kerabat, dan sahabat?

 

 

 

*Semua kalimat ini dipinjam dari buku ‘hari ini aku makin cantik’ *

 

 

 

 

TAKBIRAN BERSAMA TPA

Takbiran sebelum idul adha bersama anak-anak TPA.

Sebelumnya saya sudah di infokan oleh temen saya lewat facebook. Tapi saya hanya meng-LIKE  saja tapi tidak niat untuk mengikuti. Tapi yang selalu bikin heran, kenapa semuanya yang aku jalanin ini selalu spontan, tidak pernah merencanakan sebelumnya.

Temen saya tiba-tiba datang ke kosan lalu mengajak saya ikut takbiran di MSU (Masjid Syamsul Ulum) daerah Universitas Telkom bersama anak-anak TPA. Yaudah saya meng-iyakan saja. Lumayan, karena uda lama gak ngajar TPA lagi setelah pertama ngajar tadi. Jadi saya merindukan anak-anak TPA ini hehehe.

Tiba di lokasi, sebelumnya panitia penyelenggara ini memberikan gelas plastik yang telah dilobangin untuk dipasangin lilin, jadi obor lilin gitu. Tapi yah namanya plastik gak bisa aman terkendali gitu aja. Panitia ini tidak menyadari kecelakaan ini, dikiranya aman. Tapi karena anak-anak TPA rata-rata masih bocah ikut memegangi obor lilin, banyak tingkah pula. Kalau penggunaannya gak tepat bisa celaka. Sebelum melakukan takbir saja sudah ada yang kena.

Gelas plastik itu mudah terbakar apabila api lilin itu sejajar dengan pinggiran gelas. Jadi saya menghimbau para panitia dan anak-anak agar api lilin itu jangan sejajar dengan pinggiran gelas, namun di tinggikan lilinnya, sehingga api lilin itu tidak mengenai peinggiran gelas yang nantinya akan terbakar. Sebelum takbiran jalan, saya yang mengecek obor lilin itu, karena takut ada kecelakaan yang menimpa anak-anak kecil ini. Jadi selama takbiran berjalan, saya gak tenang bertakbir selayaknya orang bahagia akan datangnya hari besar umat islam itu. Tapi saya berkonsentrasi terhadap obor lilin itu, parah kan ya? :D iya saya orangnya mudah panik karena uda 1 orang yang kena, jadi gamau ada yang kena lagi. 

Pernah ada si panitia ga menyadari gelasnya terbakar, aku teriak-teriak, “woii woiii lilinmuu!!” setelah dia menyadari dia menjatuhkan lilinnya yang baru dia pegang. Astaghfirullah, ini bener-bener bikin jantungan. Saya jalan mondar-mandir dari barisan depan-belakang berharap gak ada apa-apa. Tapi dasarnya anak-anak suka meniup lilinnya, main-main dengan lilin, kan bahaya. Tapi alhamdulillah acara berlangsung lancar walau ada kejadian yang ‘mengerikan’ tapi untung tidak mengenai korban.

Sebenernya acaranya bagus cuma kekurangannya gelas plastik tersebut mudah terbakar.  Tapi gak apalah, saya bahagia bertemu mereka J

MARI KITA BERTAKBIR!

“ALLAAHU AKBAR!

ALLAAHU AKBAR!

LAA ILAAHA ILLALLAH WALLAAHU AKBAR!

ALLAAHU AKBAR, WALILLAA ILHAM “

 

NGAJAR TPA!!

 

Hahha ngajar? Gilak, Jadi guru dong?

Gak, saya ga jd guru. Saya hanya pengajar secara cuma-cuma.

 

Awalnya saya gak nyangka bakalan gini ceritanya. Sebelumnya saya ada acara di suatu organisasi, selesai acara dan mau pulang ke kosan. Tiba-tiba temen saya ngajakin saya ngajar TPA, “nis, ngajar TPA yuk!”. Whaaattt ngajar?? Hati saya bertanya-tanya, “eh gak ah, ntar aja”. Temenku memaksa,”ikut aja nis sekarang, nambah pengalaman”. Baiklah, akhirnya saya ga jadi pulang ke kosan, tapi menuju musholah deket kosan.

 

Alasan gamau ngajar karena saya gak punya skill mengajar, trus saya orangnya jarang ngaji. Ditambah lagi saya orangnya kadang suka lepas jilbab. Lah kalo ngajar, berarti saya harus jaga imej dong? Ga boleh buka-tutup gitu. Tambah berat ini walaupun secara cuma-cuma sih ya. Tapi bagi saya, bila saya melakukan hal itu walau sekali, saya harus siap lahir-bathin jadi lebih baik, bukan asal-asalan. Akhirnya, karena ikut organisasi keislaman, ditambah ngajar, mau gak mau saya harus pake jilbab yang bener. Sebenernya bagi anggota lain ga masalah kalo saya masih seperti itu karena masih belajar. Tapi bagi saya, anak-anak bakal ikut tingkah laku saya, jadi saya ga bisa sembarangan melakukannya. Dan saya adalah panutan buat anak-anak itu. Ukh..

Pertama di musolah, ya ampuuun jauh dari kata ideal. Anak-anak berisiknya minta ampun! Rasanya pengen teriak, tapi saya liat para pengajar lainnya pada telaten, akhirnya saya nahan sabar. “kak, ngajii dongg,” kata adek perempuan kecil itu seraya menyodorkan kartu setoran baca qur’an. Bayangkan, mendengarkan dia mengaji dalam keadaan anak-anak rame, mana bisa saya konsentrasi. Akhirnya saya menyuruh adek kecil itu pindah tempat ke pojokan, karena saya kalo dalam ramai tidak bisa konsentrasi. Alhamdulillah hari pertama ngajar lancar walau sebenernya sih ya agak kacau, tapi lumayan bisa melatih kesabaran.

Anak-anak TPA ini lucu-lucu, manjaaa sekali. Ku lihat para pengajar ikhwan tu sepertinya siap jadi seorang ayah, haha. Kenapa bisa? Iya, karena anak-anak kecil suka main sama mereka, digendong, diladenin anak-anak yang kadang rewel. Ada lagi si kecil pura-pura nangis, kami para pengajar bengong, ada apa gerangan? Akhirnya kubiarkan dia, pas TPA berakhir dia tiba-tiba menertawaiku. Nakal ya? Gak kok, anak-anak ini hanya cari perhatian menurutku. Ada lagi anak yang agak besar ini minta nomer HP-ku. Saat saya lagi ngajar, tiba-tiba dia memaksa saya untuk memeriksa HPku yang katanya ada SMS, “iya ada SMS tapi nanti aja, ini lagi ngajar”. Bukannya menurut, tapi malah merajuk, yaudah akhirnya saya mengecek HP saya. Ada 2 SMS, 1 nomor tidak dikenal, isinya: “kakak lagi ngapain?”. saya menoleh ke arah anak itu sambil melototin dia, “kamu yang sms kakak ya?” dan dia menertawaiku. Menggemaskan sekali-anak-anak ini.

Setiap kali ngajar, kalo ada anak males ngaji saya jadi kepikiran gimana nantinya kalau anakku males ngaji? Apa yang harus aku lakukan? Hahaha pikiranku ngaco :p Dan hal yang paling mengharukan, anak-anak kalau ketemu saya selalu salim layaknya seorang guru hihihi.

Ketika saya menceritakan hal tersebut pada orang tua saya, mereka sangat mendukungku, bahkan saya gak boleh absen mengajar. Tapi namanya juga masih tahap saya gak bisa langsung ngajar terus. Ada kalanya batin saya bergejolak, belum siap menerima perubahan. Bahkan sangat-sangat berat bagi saya yang awalnya belum mengenal jauh islam, setelah mengenal saya terjatuh lagi. Nangis? Tentu saja, tapi menangis dalam hati, karena saya tidak menyukai menangisi hal yang menurutku tidak penting. Tapi menyakitkan bila orang yang dulu deket tapi tidak menyukai perubahanku, salahkah? Ini yang bikin galau, haruskah aku berhenti ataukah tetap jalan? Tapi komitmen saya, saya gamau mengecewakan bapak-ibu saya yang telah memberikan kepercayaan penuh padaku. Mereka menaruh harapan besar padaku, berat memang. Karena saya adalah anak pertama yang harus bisa menjadi panutan untuk adik-adikku.

Baiklah saya mampu, dan saya kuat. Terimakasih telah mengenalkan aq dengan cahaya islam ini. Inilah yang saya rindukan setelah saya lulus SMP. Lulus SMP saya semakin jauh dari islam dikarenakan saya gak diterima dilingkungan semasa SMA. Karena itu pelampiasanlah satu-satunya cara untuk menarik perhatian orangtuaku, namun mereka tak pernah mengerti apa mauku dan aku juga gatau mengapa aku melakukan ini? Betapa bodohnya saya bila mengingat itu semua.

Oke semoga saya bisa bertahan dengan perubahan ini, saya ga berubah kok, saya tetaplah saya. Yang berubah hanyalah identitas J ISLAM.

about INSCAPE

Okeyy, semenjak saya masuk ke dunia DKV, saya ditugasi untuk mencari tau tentang INSCAPE. waahh itu kata asing buat saya yang saya hanya tau cuman Phothoshop ‘n corel draw. Nah ternyata dunia desain banyak banget software pendukung untuk mendapatkan hasil desain yang berkualitas.

Sebelum kita mulai, saya akan menjelaskan apa itu INSCAPE? INSCAPE adalah software open source untuk kebutuhan olah gambar berbasis vektor, yap seperti corel draw, tapi ini beda, ia menggunakan Vector Graphics standar W3C Scalable (SVG) format file. Software ini bersifat gratis (free), dan Multiplatform (dapat berjalan pada berbagai sistem operasi). Kemampuan Inkscape dalam membuat gambar vektor tidak kalah dengan aplikasi grafis yang berbayar seperti CorelDraw dan Freehand. Saat kita meng-install sistem operasi Linux, Inkscape merupakan salah satu aplikasi yang ikut disertakan. Inkscape dapat kita download di http://www.inkscape.org.

Inkscape adalah cross-platform dan beroperasi pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Mac dan semua varian dari Linux. Inkscape impor format seperti PNG, JPEG, TIFF dan PNG ekspor serta format berbasis vektor ganda. Bentuk, teks, spidol, mengubah, pola, klon, jalan, gradien, alpha blending, dan pengelompokan mendukung fitur yang disertakan dalam program ini.

Dengan Inscape kita dapat membuat dan memodifikasi objek seperti peta, logo, dan ikon – serupa dengan Illustrator. Beberapa alat-alat umum dalam Inkscape adalah alat pensil, persegi panjang alat kaligrafi, teks tool, pen tool, elips, bintang / poligon, spiral, bitmap tertanam, dll klon Semua benda yang diciptakan oleh file SVG Inkscape dan lainnya mudah untuk memodifikasi dan mengedit dengan menggunakan program vektor editing.Transformasi affine, objek pengelompokan, Z-order operasi, menyalin dan menyisipkan objek, keselarasan dan perintah distribusi, beberapa lapisan adalah beberapa fitur yang tersedia untuk kita calon desainer.

kelebihannya dari gambar yang berupa vektor ialah:
- Gambarnya dapat diperbesar atau pun diperkecil tanpa mengubah kualitas gambar itu  sendiri
- Size/ ukuran filenya tergolong kecil (hanya beberapa kilobyte/kb saja)
- Sudut pandang gambarnya bisa dijadikan 3D (tergtantung dari cara mengeditnya dan bisa juga dari suatu aplikasi tertentu)
- Warnanya padat/solid
- Bentuknya hampir berbentuk animasi
Tapi dari semua kelebihannya itu, gambar vektor kurang menampakan/membuat tampilan gambar dan gradiasinya secara nyata dan alami.

Untuk lebih jelasnya kita bahas tentang fitur-fitur yang ada di dalam software INSCAPE.

01-inkscape-s

inkscape

  • Canvas /Kanvas
Area gambar. Ini dapat memanjang keluar area pandang. Kita dapat menyorot halaman ini sesuai kebutuhan (menggulirkan kiri / kanan dan atas / bawah) dan diperbesar ataupun diperkecil.
  • Page /Halaman
Bagian dari area Canvas/kanvas sesuai dengan halaman yang dicetak atau daerah standar lainnya.  Berguna untuk menetapkan sebuah desain gambar yang akan kita cetak atau ekspor dalam bentuk bitmap. Sebenarnya kita juga dapat memperpanjang di luar daerah ini [3]
  • Menu Bar
Berisi semua menu utama dapat kita gunakan.
  • Command Bar
Berisi cara pintas ke berbagai item yang terletak di menu. Klik View >Show/Hide untuk mengaktifkan menu ini jika tidak ada/hilang.
  • Snap Bar
Berisi ikon yang dapat diklik untuk mengendalikan Ikon yang aktif. Lihat bagian yang disebut “Snapping” dalam Bab 5, Positioning dan Transformasi.
  • Tool Controls /Alat Kontrol
Berisi ikon dan kotak Aktif jika kita melakukan klik pada objek yang dipilih. Misalnya, ketika kita menggunakan Rectangle Tool/kotak, maka kita bisa memodifikasi object tersebut menjadi bentuk segitiga, trapesium, dll.
 
  • Tool Box /Kotak Alat
Berisi “Tools” untuk memilih, menggambar, atau memodifikasi objek. Klik ikon tertentu untuk membuat suatu object. Double-klik akan memunculkan dialog preferensi alat tersebut.
Tool Controls akan berubah jika kita melakukan klik pada salah satu bentuk, perubahan akan menyesuaikan pada jenis bentuk yang kita klik.
  • Color Palette /Palet warna
Berisi palet warna untuk memberi warna pada object sesuai pilihan kita, untuk memilih warna lain yang tidak kelihatan, lakukan penyeretan pada bar gulir (Scroll Bar) yang disertakan pada dibawah palet warna. Menggunakan tombol Shift sambil sambil melakukan klik pada salah satu palet warna akan merubah warna Stroke pada object yang aktif.
Warna yang digunakan oleh beberapa alat dapat diatur dengan mengklik pada contoh warna yang ada. Palet dapat diubah dengan mengklik ikon tanda panah di ujung kanan dari palet, terdapat banyak palet standar yang sudah disertakan.
  • Status Bar
Berisi beberapa daerah yaitu: Style Indicator, layer information, Notofication region, Pointer Posision, Zoom, dan resize
  • Style Indicator /Indikator gaya
Style Indicator menunjukkan warna dari File dan stroke dari object yang dipilih, jika kita melepaskan object maka Style Indikator secara otomatis akan tidak aktif.
  • Layer Information
Berisi keterangan dari object yang sedang aktif dihalaman.
Sudah tau kan fungsi-fungsi dari software inscape? Untuk pemula seperti saya memang agak susah memulainya, tapi kalo kita uda kenal software seperti corel/phothosop kita pasti paham cara bikinnya selama kita mau berusaha :)
Seperti ini hasilnyaaa
transformasi linux dengan inscape

transformasi linux dengan inscape

logo

 TUTORIAL LOGO TELKOM VISION
Sekiaan, semoga bermanfaat bagi kita semuaa, tarraaa :D
#dari berbagai sumber

Sumpah aku kangen, aku rindu..

ilu

Kenangan lama yang telah tersimpan, tak sengaja kini ku buka lagi. Memori-memori manis mulai berputar, alur perjalanan pun mulai mundur, kembali ke masa dahulu saat aku masih bisa merasakan cinta.

Kenangan dengannya memang tak begitu banyak seperti orang lain. Karena kami tak pernah bertemu, ketemu hanya setiap saat liburan idul fitri. Konon, dia anak pondok yang masih malu-malu, gak kayak aku yang amburadul wakakak :D

Meskipun dia bukan cinta pertamaku, dan aku tak pernah merasakan cinta yang sebenarnya. Yang dulu ku tahu cinta itu nafsu, namun semenjak mengenalnya aku baru merasakan itulah cinta dan cinta dialah yang ku rindukan, dan kuanggap dialah cinta pertamaku walau kami tak pernah bertemu selalu dan hanya pada pandangan pertama di bulan idul fitri yang penuh berkah.

Waktu itu saya masi SMP kelas 2, saya kan sekolah islam berbasis pondok, jadi lumayan tahu tentang bahasa arab. Nah pada waktu itu saudaraku juga masuk MAN yang juga berbasis islam, dia memamerkan di depanku kalau dia bisa bahasa arab. Sekalian belajar lah hehehe

Sebelum itu, pada waktu idul fitri, kami selalu mampir dirumah eyang di daerah Kediri. Daerah itu buanyak sekali saudaraku yang tinggal disitu, salah satunya si Wisnu. Dia sepantaran aku, tapi umurnya jauh lebih tua aku.

Nah kali itu, aku lagi dirumah eyang, main bersama adik. Tiba-tiba si Wisnu datang, mampir bersama temennya, temen SDnya Wisnu. Awalnya sih aku merasa biasa saja, gak tertarik sama sekali. Begitu dia duduk di dalam, yang deket ruang TV, si Wisnu bilang, “ini loh nis koncoku pinter bahasa arab loh, omongo gawe bahasa arab”. Si cowok itu malu-malu sambil menundukkan muka. Aku yang waktu itu lagi leha-leha sama adekku langsung nyeletuk,”man anta?” sambil ketawa ngikik lalu tanpa menunggu dia menjawab aku malah masuk kamar gak jelas.

Setelah dia pergi yang pada waktu itu masi menunjukkan jam malam sekali, sangat larut. Menunjukkan jam 00.00 tiba-tiba dia sms aku, awalnya aku gak ngerti itu siapa kok berani sms cewe malem-malem gitu. Tanpa babibu dia bilang, “ini loh aku temennya wisnu, namanya NANDO”. Sekian lama aku sms dia terus, hingga aku lupa kalo aku dulu uda punya pacar ( hallah pacaran ae berantem mulu, gak pernah sms, mana aku gak pernah menganggap dia pacarku hahaha). Waktu itu aku masih SMP, sangat terlihat jelas kalo masa-masaku dulu itu sangat alay daripada sekarang :D

Selang  sejak itu kami jadi dekat, dan jadi tau kalau dia itu ternyata anak pondok Gontor. Awalnya dia di Banyuwangi, namun dia berharap saat tes dia diterima di pindahkan ke Gontor Kediri, karena ingin dekat dengan keluarganya. Hingga saat dia keterima, aku turut senang sekali, namun sampai saat ini aku belum pernah mampir ke Gontor tersebut,  padahal adik saya waktu SMP dia pernah study tour di Gontor Kediri. Kalo inget Gontor selalu inget dia :’(

Pada waktu itu, dia mulai menunjukkan rasa sukanya sama aku, entahlah bener ato tidak, yang pasti aku mulai ada rasa sama dia. Bagiku dia tampan hehehe, meskipun malu-malu yaa :D

Aku kangeeeeeeeeennn dia ya Allaaaaahhhhhhh :( 

Dulu aku SMS dengan hape nokia tipe 6030, milik ibuku yang akhirnya menghibahkan aku sejak hp.ku hilang (waktu itu hapeku bertipe 6070). Hingga sekarang hp itu masih ada dan tak pernah rusak walau pernah jatuh. Itulah hp kenanganku. Meskipun bolak-balik aku ditawarin hp bagus, toh aku tetep sayang sama hp ini. Selain batereinya awet, dan itu juga banyak berisikan SMSku dengan dia yang tersimpan di bagian kalender. Padahal hp  itu uda ada sejak tahun 2005, pas aku masih SD hehehe.

Sebelum akhir kisah ini, pada waktu tahun 2009, saat itu aku masih SMA kelas 1, bulan idul fitri, aku minta  nomer hp.nya dia ke Wisnu. Sungguh tak dinyana kami mulai saling merindukan. Mulai berani untuk ketemu, tapi entah selalu gagal. Karena keluarga kami agamis, dan tidak membolehkan anaknya pacaran, jadi kami berusaha bertemu dengan diam-diam. Mungkin Tuhan gak berkenan kami untuk bertemu, jadinya deh selalu gagal. Padahal dia uda berusaha membuat momen ini jadi istimewa.

Teringat SMS itu yang awalnya kami mau ketemu di Dhoho plaza bersama keluarga, dia mau datang, namun gak ada motor, rumah dia jauh pulak, yah di Dhodo ada keluarga tapi aku berusaha meluangkan hanya untuk sekedar bertemu saja susahnya minta ampun. Akhirnya aku pasrah, karena esok hari aku mau ke Banyuwangi. Jadinya bukan surprise lagi, padahal dia mau kasih aku kado buat ultahku dan sebungkus coklat kesukaanku. Kecewa sih pasti, tapi yasudahlah mungkin tak jodoh..

Melihat SMSnya dia, membuatku mulai merindukan dirinya. Padahal sejak itu pula, liburan idul fitri udah berakhir, tiba-tiba dia SMS aku yang isinya dia berharap aku pergi menjauh darinya, itu yang buatku syok. Aku yang dulu sangat merindukan idul fitri karena bukan libur juga tapi bakalan juga bisa SMS sama dia lagi. Tapi hal yang paling susah adalah dia selalu mengganti nomer hpnya dia dikarenakan nomernya kadaluarsa, karena dia di pondok terlalu lama dan pulangnya hanya saat idul fitri saja, duh gustii kenapa dia harus ninggalin aku?? Dikala aku menunggunya bertahun-tahun, tak bisa melupakannya :(

Entah melihat SMS terakhirnya membuatku sesak. Aku paham, dia uda terlalu jujur sama aku, aku yang banyak rahasia tak berani berbuat, dia udah terlalu baik sama aku. Dan okelah aku harus kuat, aku pergi sekarang, hingga tahun pelajaran mulai, saat aku di sekolah bertepatan dhuhur, tiba-tiba dia SMS aku, dia hanya bilang, maaf ini smsku yang terakhir, aku mau nanya sudah masukkah fotoku? Oh God, aku baru ingat akan permintaan terakhirku dengan dia, agar mengirimkan fotonya. kami bertukar foto, namun foto dia gak masuk di hpku :( jadi sampai sekarang aku gak pernah punya fotonya dia, gak pernah ketemu kecuali saat pandangan pertama awal kami berjumpa di rumah eyang.

Pelan-pelan aku tlah melupakannya, namun saat idul fitri tiba aku masih berharap.. aku sungkan untuk minta nomer hpnya ke Wisnu, sepertinya Wisnu gak suka dan juga dia gak punya nomer hpnya dia yang sekarang.

Sejak aku beli hp baru lagi dengan tipe 6132 (Klo gak salah sih), dan hp lama ini aku hibahkan ke Faris, namun semenjak hp baruku rusak, harus di servis. Aku memakai hp itu lagi, Faris udah punya hp baru dan waktu itu si Zulfan punya BB dan BBnya hilang, jadinya hp baruku aku kasih ke dia, dan hp lama ini ku pakai hingga saat ini..

Entah kenapa, aku iseng-iseng buka kalender, eh ketemu SMSnya dia… #kangeeeennnn

Aku pernah berusaha cari Fbnya dia, tapi gakpernah  ketemu, soalnya aku gatau nama panjang nya dia :( dan katanya dia juga jarang buka FB karena pondoknya dia ketat, gak seperti aku yang lagi bebas. tapi karena aku bebas, aku jadi ingin ikutan mondok bareng dia biar kerasa susah bareng.

Ya Allah kenapa aku mulai merindukannya? Kenapa harus dia tinggalin aku?? Kapankah kami bisa bertemu? Tak bisakah kami untuk bersatu? Jodohkanlah aku dengan orang-orang baik, agar aku bisa jadi baik ya Allaah,, perkenankanlah doaku gustiii….

Aku tau, jodoh gak bakalan kemana, aku tau Allah punya sesuatu yang tak pernah ku duga. Allah punya rahasia indah dibalik peristiwa itu. walau seberusaha apapun kita untuk bertemu dengannya, kalau Allah tak berkehendak ya takkan pernah terjadi. Aku hanya bisa beharap suatu saat mungkin kita bisa bersatu lagi walau tak sekarang.. mungkinkah saat kita bertemu saat kita tlah berkeluarga? wallahu ‘alam hanya Allah yang tahu dan maha segalanya :(

Mengenang kejayaan kita di tempo dulu

About D’ANGELS

d'Angel saat masih culun-culunnya :p

d’Angel saat masih culun-culunnya :p

Entah bagaimana cerita itu bermulai, kisah lama yang terekam dalam memoriku begitu kuat, gak mudah pudar ditelan oleh waktu, saking kuatnya hingga aku harus menceritakan ini. Kuingin kalian mengingat kisah kita itu, kawan.

Waktu MOS, aku berkenalan dengan Khansa, di sebelah Khansa ada Ditak. Waktu itu Khansa sakit luka-luka habis ketabrak, sampe badan-badannya di tempelin hansaplas :D Trus, ada Rina-Rani, awalnya aku gak berpikir itu kembar, tapi saat dipanggil guru tentang namanya, aku jadi tau kalo kalian itu kembar hhee :p karena aku gak liat mukanya, gara-gara keasikan ngobrol sama si Khansa dan Ditak :P piiss. Di MOS aku selalu duduk di belakang bersama ditak dan khansa, biasa ngobroool apaa ajah :D Walaupun  gak begitu terlalu menyenangkan, tapi acaranya bagus tanpa bullying gak kayak di sekolah-sekolah umum laennya yang pake ploncoan, ini malah gak! Aku jadi nyaman di sekolah ini, selain asik, temen2nya keren, asik juga hhee.

Aku jadi deket sama si Rina waktu kita sekelas pas kelas 7 bersama si Khansa. Tapi memang belum deket, aku deketnya sama Khansa duang hhee. Gak tau gimana critanya aku tiba-tiba aja uda deket sama Rina, dimana ada Rina distu ada Rani, Rani selalu ke kelasku manggil2 Rina dengan sebutan “mbak rina” jadi karena si kembar kumpul, aku ikutan nimbrung deh bareng sama Khansa. Kalo Dita beda kelas, agak males ke kelas sebelah hhee :p

Khansa dulu pernah bilang, dia cemburu sama kelas sebelah, 7 D. knapa? Iya. soalnya anak kelas sebelah itu mesti masuk majalah bulletin baitul maal hidayatullah, fotonya masuk brosur, dan macem2lah. Aku tau dia cemburu dan dia pengin seperti kelas sebelah, anak2nya juga cantik2, pinter2, katanya. Sampai2 dia mankelan sama anak kelas sebelah, aku sih biasa aja, orang dia curhat sambil emosian gituu hahaa lucu :D

Naek kelas 8, aku sekelas samaaa siapa yah aku lupa hahahahh,uda lama yang pasti wali kelasku bu Suciii, anaknya dia lucuu, manisss hhee. Tapi sekarang bu Suci uda gak ngajar lagi, ya ngajar tapi pas ekskul. Sejarah kelas 8 gak inget apa2 aku, yang kuingat hanyalah waktu saat aku di kelas 9, kerasaa banget :p

Kelas 9 ini, aku sekelas sama ditak, gak tau gimana critanya, aku jadi deket sama si kembar. Khansa, Ditak, twin selalu kumpul2 di deket tangga sehabis dari kantin, aku diajak Khansa kumpul bareng, lama-lama jadi klop dehh. Kemana-mana bareng, pulang bareng, apa2 ajaa selalu bareng hhee. Waktu itu, anak2 pada demen ke sekolah pake ngonthel. Ria, Tsani, Izza, Nophe’, deket jauh mreka ngonthel. Tiba2 aja si Rina ikutan ngonthel, kalo Rani di jemput. Aku pernah ngonthel itupun Cuma gak sering tapi agak jarang, masalahnya gak kuat aku, bagiku kejauhan, tapi heran ya anak2 yang rumahnya jauh kyak Tsani dan Ria ini kok kuat ya ngonthel,,,

Ada yang gak ngonthel, si iju’ dan Lina  trutama aku bawa motor diam2. Sekolah emang belum ngijinin anak2 bawa motor, yang boleh cuma motor listrik, huh gak adil banget kan?! Sampai2 Pak Novri tempelin pengumuman segala tentang masalah kendaraan. Aku gak berani liat pengumuman, bisa mati aku :D malah aku langsung kumpul sama mereka. Aku setelah bisa motor, disuru bapakku bawa motor biar gak repotin, yaudah aku cabut deh. Sejak bawa motor sekolah, aku sering berangkat lebih pagi2, jemput Ditak untuk berangkat bareng, mumpung rumahnya dia deket dengan rumahku dan titip motor+kunci motor dirumanya Shofi, pulang juga agak sorean biar gak ketahuan guru hhee. Kadang2 aku pernah titip motor di rumahnya Khansa. Lebih deket, tapi sangat2 gak aman, soalnya para guru parkir tepat dekat rumanya khansa. Maklum tempatnya deket pondok dan area sekolah.  Jadi yo was2 aku, ntar takutnya kunci motorku disita, jadi gak bisa pulang aq deh hhee.

Lama2 setelah itu, anak2 jadi berani bawa motor sendiri, ada yang titip di ruma Shofi, Nophe’, dan Khansa. So, aku ada temennya deeh hhee.  Pernah juga waktu acara apa gitu, ada guruku Pak Novri, dia seakan-akan lagi memata-matai kami yang kebetulan lagi mangkal di depan wartel. parah. waktu mau magrib, bapaknya gak beranjak-beranjak pergi. aku jadi takut ketahuan kalo aku beneran bawa motor, soalnya aku bawa helm di sampingku. biasanya kalo gak bawa motor, aku gak pernah bawa helm. nah belum lagi ditanyain si Tsani, “nih helm-nya siapaa?”, aku langsung melototin si Tsani buat diam. habis anaknya jengkein, gak bisa diam! huh, pak Novrinya ngeliatin kami teruss huuu.. akhirnya aku suru khansa buat nyetir motor, biar seakan-akan dia yang bawa motor, karena memang rumahnya bertepatan dengan pondok kami. fiuhh ahkirnya lega bisa keluar dari ancaman ini hahaha. bayangkan, aku baru bisa pulang pas magrib. ku lihat tempat magkalku, sejak kepergianku, guru itu langsung pergi. ampuun dah!

Sebelum itu, ada anak yang buat nama alias gitu, nama panggilan yang katanya biar keren. aku gak pernah memakai nama-nama yang terdengar aneh ditelinga kita. tau gak kawan? entah siapa yang membuat nama panggilan tersebut, hingga sekarang mereka masih memanggilku dengan sebutan TIMEN! entahlah yang konyol itu siapa, pertama yang manggil itu Syarifah biasa di panggil IPEH. ehh temen-temen sekelas pada ikut-ikutan manggil aku itu, awalnya aku gak terima, tapi lama-lama biasa. Tapi ketua kelasku si IZZA sangat-sangat tidak setuju, karena nama adalah sebuah do’a jadi gak dibolehin manggil yang gak ada maknanya. lamaa gak dipanggil itu, eh tiba-tiba nama itu dipake lagi :|

gak hanya aku yang dipanggil begitu, si Lina juga dipanggil JAMINTUL, entahlah karena apa dipanggil demikian, tapi dia enjoy aja hehee, si Rhea dipanggil OMA, Ayu dipanggil  AYAK, Shofei dipanggil CECE, Monic dipanggil MOMON, Tsanii dipanggil Bety, dsb. Tapi aku memanggil Khansa dengan sebutan Ichuck, karena nama panggilan rumahnya dia adalah Icha, tapi tak ganti dengan embel-embel jadinya ichuck/ icuk. jadi temen-temen d’Angel ikutan manggil Khansa dengan sebutan Ichuck, begitu pula dengan twin, Rina dipanggil RINTOEL, sedangkan Rani dipanggil BOLONG. aneh kan?? hahaa.

Tak hanya itu juga ceritanya, sesungguhnya ceritanya banyak sekali, salah satunya sang idola! yap, seperti Izza tergila-gila dengan Avril Lavigne, Ditak dengan Radjanya, twin juga gak ketinggalan menggilai Gita Gutawa. Lalu si Ichuck sangat terobsesi dengan Avenged Sevenfold/ A7x, kalo aku?? jangan ditanya, aku gak punya, soalnya aku gak terlalu banget menggilai itu, apalagi artis wahahaha gak banget :D bahkan sebelum nama d’angel terbentuk, pernah lho pakai nama GL. aku kira itu sebutan untuk pecinta Gita gutawa aliat Gitgut Lovers. Awalnya inisial, tapi aku gak pernah faham maknanya, maklum namanya anak-anak dan masi SMP pula, suka bikin sesuatu yang aneh-aneh, sampai di bilang Goblok Lovers. hahahaa :D

Sebelum perpisahan, kita pernah sepakat bikin kalung barengan, walah gak cuma berluma, tapi pacar-pacar mereka dikasi kalung itu, urunan maksudnya. biar kembaran bareng. Tapi semenjak kita berpisah, kalung itu jarang dipakai. padahal yang bikin rencana itu si Rintoel lho, malah punya dia yang hilang. yang paling awet tuh si ichuck sampai sekarang pun masih ada. kalo aku sih ada tapi rantainya hilang entah kemana hiks.

inii nih kalungnya,

inii nih kalungnya,

44361_1259462266465_1826914320_520025_5688469_n

itulah sebagian memoriku yang tlah ku simpan erat untukmu kawan, aku sangat-sangat merindukan masa-masa sekolah kita :)

Sungguh, kalian adalah sahabat yang terbaik yg pernah aku punya, kalian bersahabat begitu tulusnya hingga kebaikan kalian tak bisa aku sebutkan satu-satu. Meskipun kita beda sekolah, udah jarang ketemu, sibuk urusan masing-masing, tapi kalian masih ingat kita.

 

#ARTI TEMAN LEBIH DARI SEKEDAR MATERI#

Puzzle

Lika-liku hidup bagai sebuah puzzle

Beberapa puzzle yang tertinggal atau hilang

Haruslah dicari agar dapat melengkapi gambar,

Dan menjadi kesatuan cerita

 

Seperti inilah hidup,

Dengan penjarian jati diri, dan

Berbagai problem hidup mulai berdatangan

Kadang kau letih hadapi kerasnya hidup

 

Jangan pernah lelah mencari,

Teruslah mencari dan terus mencari

Apa yang ingin kau cari

 

Hidup ibarat puzzle, pecahan puzzle itu ibarat masalah,

Agar puzzle bersatu butuh kesabaran dan ketelitian

Tanpa itu semuanya akan sia-sia

 

@ Bandung, 3 November 2012