|
PRINSIP-PRINSIP PEMBERIAN OTONOMI DAERAH
|
|
| 1 |
Memperhatikan aspek demokrasi, keadilan, pemerataan serta potensi dan keanekaragaman |
| 2 | Otonomi luas, nyata, dan bertanggung jawab |
| 3 | Otoda yang luas dan utuh untuk Kabupaten, Otoda yang terbatas untuk Propinsi |
| 4 | Sesuai dengan konstitusi sehingga terjamin hubungan serasi antara Pusat dan Daerah serta antar Daerah |
| 5 | Lebih meningkatkan kemandirian daerah otonom sehingga dalam kabupaten tidak ada wilayah administrasi |
| 6 | Peningkatan peran dan fungsi Badan Legislatif Daerah wilayah administrasi |
| 7 | Asas dekonsentrasi diletakkan pada Propinsi sebagai wilayah administrasi |
| 8 | Asas Tugas Pembantuan diberikan dari Pemerintah kepada Daerah serta dari Pemerintah dan Daerah kepada Desa |
3 tanggapan kepada “Prinsip-prinsip otonomi daerah”
risma islamiati (@Rismaaa06)
Oktober 24th, 2011 pada 10:44
bguss,, mksiih yahh udh bntuu buat tugas
Bring Yudha
November 21st, 2011 pada 11:05
trims bwat smua infromnya yg tlah di berikan
niezha
Februari 4th, 2012 pada 19:16
sama2