Me and My school

Gue pernah disuruh bikin karangan pendapat tentang “Aku dan Sekolahku” ketika gue duduk dibangku kelas eight. Inilah karanganku..

 

 

Tahun  Ajaran Baru tanggal 17 juli 2006

    Di SMP pi LUQMAN AL_HAKIM. Sungguh menyenangkan!. Kadang di sana banyak suka dukanya. Walau lingkungannya kecil tapi hawanya sejuk.

  Gurunya lucu, baik, sabar. Apalagi walau gurunya pernah memarahi salah satu siswi, tapi itu untuk kebaikan siswi itu   sendiri. Bahkan aku juga pernah. Hanya gara-gara terlambat datang ke sekolah. Sejujurnya , aku tidak bermaksud ingin terlambat. Tapi entahlah kenapa semua harus aku. Aku sebagai kakak sulit untuk dimengerti oleh adik-adikku yang agak susah dikendalikan. Mungkin ini gara-gara aku yang telah bikin adikku kesel dan dendam sama aku. Walau aku sudah minta maaf, tapi adikku masih ingin membalas perlakuanku terhadap adik-adikku.

  Teman-temannya banyak yang cerewet. Tapi baik semua. Bahkan adik-adik kelasku ingin dekat sama aku. Kadang mereka pernah sharing sama aku, berbagi cerita. Yah, pokoknya seru banget, deh!. Lebih dari yang aku bayangin. Cuman aku butuh keberanian berhadapan dengan mereka. Mungkin aku terlalu pemalu dihadapan teman-teman. Aku memang sangat aneh, di tetangga aku berani berhadap mereka bahkan di jadikan sahabat sedangkan di sekolah belum terbiasa.

  Yang aku inginkan adalah guru itu kalau ada tugas kelompok itu sebaiknya dipilihkan atau diabsenkan. Agar semua siswi dapat kelompok. Kasihan temannya tidak dapat kelompok, malah gurunya enak-enakan nyuruh muridnya cari kelompok sendiri. Jangan kayak anak pinter bareng yang pinter pula, begitu pula sebaliknya. Pokoknya harus seimbang, agar anak lain tidak merasa tersisihkan . Tambah capek aku, loyo, pusing lagi hanya gara-gara mikirin itu. Pokoknya guru harus tahu perasaan anak didiknya agar jiwanya tidak bermasalah.

  Yang aku tanyakan, apakah guru akan mendukung murid unuk berprestasi. Sebenarnya aku ingin menambah wawasan, pengalaman dari tempat yang tidak pernah aku kunjungi dan siswi lain dipilih. Apakah mereka melewati dengan seleksi? Mengapa aku selalu tidak terpilih? Aku masih bingung akan cita-citaku. Hanya saja aku senang dengan ilmu yang berkaitan dengan tata surya atau alam. Karena dulu sampai sekarang aku sering menatap langit di atas, tentu saja lihat pemandangan terutama bintang yang bikin aku penasaran. Kadang juga membaca artikel yang berkaitan dengan teknologi. Misalnya, ada mobil yang menggunakan tenaga surya untuk mengatasi BBM yang makin langka dan untuk mengatasi penanggulangan Pemanasan Global. Mungkin ilmuan kali.

  Aku berusaha untuk jadi yang terbaik baik diri sendiri maupun orang lain. Ingin orang tuaku bahagia dan bangga punya anak sepertiku, sehingga adik-adikku tercontoh olehku. Mengikuti jejak langkahku untuk jadi orang sukses. Dan mengingatkan bahwa semua orang sukses itu butuh proses dan tidak mungkin langsung sukses begitu saja. Kita harus istiqomah. Dimana Allah telah memberikan kita yang terbaik walau menurut kita itu tidak. Hanya Allah yang maha tahu apa yang tidak kita ketahui.         

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s